all about my blog and my assignment

Selasa, 15 Februari 2011

kemiskinan ( PEREKONOMIAN INDONESIA )

Nama   : Novia Nur Aslamah
Kelas   : 1EB11
NPM   : 25210066
Matkul : Softskill (PEREKONOMIAN INDONESIA)

1.    PENDAHULUAN

Sejak awal kemerdekaan, bangsa Indonesia telah mempunyai perhatian besar terhadap terciptanya masyarakat yang adil dan makmur sebagaimana termuat dalam alinea keempat Undang-Undang Dasar 1945. Program-program pembangunan yang dilaksanakan selama ini juga selalu memberikan perhatian besar terhadap upaya pengentasan kemiskinan karena pada dasarnya pembangunan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, masalah kemiskinan sampai saat ini terus-menerus menjadi masalah yang berkepanjangan.

Study mengenai jumlah kemiskinan di Indonesia telah berusaha di ungkap oleh BPS sejak tahun 1984. Penelitian BPS tentang kemiskian absolute menyatakan bahwa dewasa ini penduduk yang berada dibawah garis kemiskinan dengan menggunakan criteria pengeluaran per kapita perbulan.

Sedangkan menurut data dari BPS Jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada bulan Maret 2009 sebesar 323,17 ribu orang (3,62 persen). Dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2008 sebesar 379.6 ribu orang (4,29 persen), berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 57,45 ribu (0,67 persen).

Dari data tersebut dapat diketahui bahwa laju penurunan jumlah pendusuk miskin begitu cepat di pedesaan di banding di perkotaan di sebabkan oleh adanya arus urbanisasi dari desa ke kota. Kendatipun harus diakui bahwa secara agregat penurunan jumlah penduduk miskin tersebut sebagai dampak langsung maupun tidak langsug dari berbagai kebijaksanaan pembangunan yang telah dilaksanakan selama ini.

2. PEMBAHASAN

Definisi kemiskinan

a) Kemiskinan yang dideskripsikan sebagai kekurangan material need. Kemiskinan, dalam hal ini, didefinisikan sebagai kondisi di mana seseorang atau sebuah komunitas kekurangan esensial untuk memenuhi standar kehidupan minimum yang terdiri dari sandang, pangan, papan (sumberdaya material).

b) Kemiskinan yang dideskripsikan dari aspek hubungan dan kebutuhan sosial, seperti social exclusion (pengucilan sosial), ketergantungan, dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat, termasuk pendidikan dan informasi.

c) Kemiskinan yang dideskripsikan sebagai kurangnya pendapatan dan kemakmuran—yang ditetapkan berdasarkan indikator-indikator tertentu. Dari sinilah munculnya pemilahan kemiskinan secara global berdasarkan pendapatan harian keluarga, yaitu kurang dari $1 atau $2 sehari. faktor-faktor kemiskinan dapat diidentifikasi sebagai kehidupan yang sulit, lokasi yang terpencil, keterbatasan fisik, hubungan timpang gender, problem dalam hubungan sosial, kurangnya keamanan, penyalahgunaan kekuasaan, dan lembaga yang tidak memberdayakan.

Penyebab Kemiskinan

Pada umumnya di Negara Indonesia penyebab-penyebab kemiskinan adalah sebagai berikut:

• Kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia di Indonesia

Seperti kita ketahui lapangan pekerjaan yang terdapat di Indonesia tidak seimbang dengan jumlah penduduk yang ada dimana lapangan pekerjaan lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduknya. Dengan demikian banyak penduduk di Indonesia yang tidak memperoleh penghasilan itu menyebabkan kemiskinan di Indonesia.

• Tidak meratanya pendapatan penduduk Indonesia

Pendapatan penduduk yang didapatkan dari hasil pekerjaan yang mereka lakukan relative tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sedangkan ada sebagian penduduk di Indonesia mempunyai pendapatan yang berlebih. Ini yang diusebut tidak meratanya pendapatan penduduk di Indonesia.

• Tingkat pendidikan masyarakat yang rendah

Banyak masyarakat Indonesia yang tidak memiliki pendidikan yang di butuhkan oleh perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja. Dan pada umumya untuk memperoleh pendapatan yang tinggi diperlukan tingkat pendidikan yang tinggi pula atau minimal mempunyai memiliki ketrampilan yang memadai dehingga dapat memperoleh pendapatan yang dapat memenuhi kebutuhan dehari-hari sehingga kemakmuran penduduk dapat terlaksana dengan baik dan kemiskinan dpat di tanggulangi.

• Kurangnya perhatian dari pemerintah

Masalah kemiskinan bisa dibilang menjadi maslah Negara yang semakin berkembang setiap tahunnya dan pemerintah sampai sekarang belum mampu mengatasi masalah tersebut. Kureangnya perhatian pemerintah akan maslah ini mungkin menjadi salah satu penyebabnya.

I.         KEBIJAKAN KEMISKINAN

Untuk menghilangkan atau mengurangi kemiskinan di tanah air diperlukan suatu strategi dan bentuk intervensi yang tepat, dalam arti cost effectiveness-nya tinggi.

Ada tiga pilar utama strategi pengurangan kemiskinan, yakni :

1.    pertumuhan ekonomi yang berkelanjutan dan yang prokemiskinan
2.    Pemerintahan yang baik (good governance)
3.    Pembangunan sosial

Untuk mendukung strategi tersebut diperlukan intervensi-intervensi pemerintah yang sesuai dengan sasaran atau tujuan yang bila di bagi menurut waktu yaitu :

a.  Intervensi jangka pendek :
   terutama pembangunan sektor pertanian dan ekonomi pedesaan
b.  Intervensi jangka menengah dan panjang :
o    Pembangunan sektor swasta
o    Kerjasama regional
o    APBN dan administrasi
o    Desentralisasi
o    Pendidikan dan Kesehatan
o    Penyediaan air bersih dan Pembangunan perkotaan

3. PENUTUP

Materi dalam tulisan ini disajikan sesuai dengan tahapan-tahapan yang dapat dipahami oleh semua pengguna sehingga mudah dimengerti. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kita khususnya keadaan ekonomi negara kita saat ini.

Saya mohon maaf apabila ada kekurangan atau kesalahan dalam penulisan makalah ini. Terima kasih atas kesempatan yang berikan untuk saya mengerjakan dan menyelesaikan makalah ini.

Wassalam

REFERENSI :
http://iluvmyclass.wordpress.com/2008/09/08/makalah-ttg-cara-mengatasi-kemiskinan/
http://anisaamelia09.blogspot.com/2010/01/kata-pengantar-puji-syukur-penulis.html

TUGAS SOFTSKILL ( PEREKONOMIAN INDONESIA )

Nama   : Novia Nur Aslamah
Kelas   : 1EB11
NPM   : 25210066
Matkul : Softskill


1.  PENDAHULUAN

Tidak ada satu negarapun yang bisa menerapkan suatu sistem perekonomian secara ekstrim. Di Indonesia, pemerintah mempunyai peran penting sebagai wasit dalam megawasi jalannya perekonomian.

Pemerintah perlu mendukung dan melindungi para pelaku ekonomi atau masyarakat ekonomi lemah demikian pula terhadap para pengusaha muda, dengan berbagai kebijakan yang meringankan, sehingga pada akhirnya dapat tumbuh mandiri.

Agar perekonomian dapat tumbuh dengan baik, perlu pemerintahan yang bersih dan efektif serta pemerintahan yang sehat dan memiliki birokrasi yang efisien dan dapat mengawasi aliran modal yang masuk ke dalam negri sehingga terhindar dari praktek monopoli. Salah satu faktor penyebab kompetisi ekonomi yang tidak sehat adalah pemerintahan yang tidak sehat. Berikut mari kita bahas lebih dalam mengenai sistem perekonomian yang ada di negara kita.

2.  PEMBAHASAN

A.  Sistem Ekonomi

Setiap negara memiliki sistem ekonomi. Pilihan terhadap sistem ekonomi yang dianut oleh suatu negara tergantung pada kesepakatan nasional negara tersebut.
Biasanya, kesepakatan nasional ini berdasarkan undang-undang dasar yang dimiliki. Di samping itu, undang-undang dasar, falsafah dan ideologi negara juga sangat mempengaruhi sistem ekonomi suatu negara. Sistem ekonomi adalah strategi suatu negaramengatur kehidupan ekonominya dalam rangka mencapai kemakmuran.

B.  Landasan Sistem Ekonomi Indonesia

Secara normatif landasan sistem ekonomi Indonesia adalah Pancasila dan UUD 1945, seperti yang dicita-citakan oleh Para Pendiri dan Pahlawan Bangsa Indonesia. Dengan demikian maka sistem ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi yang berorientasi :

- kepada Ketuhanan Yang Maha Esa ( berlakunya etik dan moral agama, bukan materialisme )
- Kemanusiaanyang adil dan beradab ( berlakunya budaya tidak mengenal penjajahan, pemerasan atau eksploitasi )
- Persatuan Indonesia ( berlakunya kebersamaan, asas kekeluargaan, sosio- nasionalisme dan sosio-demokrasi dalam ekonomi )
- Kerakyatan ( berlakunya budaya untuk mengutamakan kehidupan ekonomi rakyat dan hajat hidup orang banyak ), serta
- Keadilan Sosial ( berlakunya persamaan / emansipasi, kemakmuran masyarakat yang utama bukan kemakmuran orang - seorang / perorangan ).

Dari butir-butir di atas, keadilan menjadi sangat utama di dalam sistem ekonomi Indonesia. Landasan normatif - imperatif ini mengandung tuntunan Etik dan Moral Luhur, yang menempatkan Rakyat pada posisi MuliaNya, Rakyat sebagai pemegang Kedaulatan, Rakyat sebagai umat / manusia yang diMuliakan oleh Tuhan Yang Maha Esa, yang hidup dalam Persaudaraan sebagai Keluarga satu sama lainnya, saling tolong-menolong dan bergotong-royong mencapai kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

namun ada beberapa yang perlu dibahas secara rinci karena mereka merupakan faunding father dan juga tokoh-tokoh ekonomi yang ikut mewarnai sistem ekonomi kita, diantaranya :

a.Pemikiran Mohammad Hatta (Bung Hatta)

Bung Hatta selain sebagai tokoh Proklamator bangsa Indonesia, juga dikenalsebagai perumus pasal 33 UUD 1945. bung Hatta menyusun pasal 33 didasari padapengalaman pahit bangsa Indonesia yang selama berabad-abad dijajah oleh bangsaasing yang menganut sitem ekonomi liberal-kapitalistik. Penerapan sistem ini diIndonesia telah menimbulkan kesengsaraan dan kemelaratan, oleh karena itu menurut Bung Hatta sistem ekonomi yang baik untuk diterapkan di Indonesia harus berasakan kekeluargaan.

b. Pemikiran Wipolo

Pemikiran Wipolo disampaikan pada perdebatan dengan Wijoyo Nitisastro tentang pasal 38 UUDS (pasal ini identik dengan pasal 33 UUD 1945), 23 september1955.menurut Wilopo, pasal 33 memiliki arti SEP sangat menolak sistem liberal,karena itu SEP juga menolak sector swasta yang merupakan penggerak utama sistem ekonomi liberal-kapitalistik.

c.Pemikiran Wijoyo Nitisastro

Pemikiran Wijoyo Nitisastro ini merupakan tanggapan terhadap pemikiranWilopo. Menurut Wijoyo Nitisastro, pasal 33 UUD 1945 sangat ditafsirkan sebagaipenolakan terhadap sector swasta.

d. Pemikiran Mubyarto

Menurut Mubyarto, SEP adalah sistem ekonomi yang bukan kapitalis dan jugasosialis. Salah satu perbedaan SEP dengan kapitalis atau sosialis adalah pandangan tentang manusia. Dalam sistem kapitalis atau sosialis, manusia dipandang sebagai mahluk rasional yang memiliki kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan akan materi saja.

e.Pemikiran Emil Salim

Konsep Emil Salim tentang SEP sangat sederhana, yaitu sistem ekonomi pasar dengan perencanaan. Menurut Emil Salim, di dalam sistem tersebutlah tercapai keseimbangan antara sistem komando dengan sistem pasar. “lazimnya suatu sistem ekonomi bergantung erat dengan paham-ideologi yang dianut suatu negara Sumitro Djojohadikusumo dalam pidatonya di hadapan School of Advanced International Studies di Wasington, AS Tanggal 22 Februari 1949, menegaskan bahwa yang dicita-citakan bangsa Indonesia adalah suatu macam ekonomi campuran.Lapangan-lapangan usaha tertentu akan dinasionalisasi dan dijalankan olehpemerintah, sedangkan yang lain-lain akan terus terletak dalam lingkungan usaha swasta.

C.Ciri-ciri perekonomian indonesia:

1.    Digunakan koperasi sebagai soko guru perekonomian indonesia
2.    Dikembangkannya kekuatan moral dalam kegiatan ekonomi.
3.    Adanya keseimbangan yang jelas antara perencanaan di tingkat nasional dengan desentralisasi keuangan sistem ekonomi kerakyatan sistem ekonomi dengan pelaku ekonomi utama adalah rakyat, namun kegiatan ekonominya banyak didasarkan pada mekanisme pasar

3.    PENUTUP

Materi dalam tulisan ini disajikan sesuai dengan tahapan-tahapan yang dapat dipahami oleh semua pengguna sehingga mudah dimengerti. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kita khususnya keadaan ekonomi negara kita saat ini.

Saya mohon maaf apabila ada kekurangan atau kesalahan dalam penulisan makalah ini. Terima kasih atas kesempatan yang berikan untuk saya mengerjakan dan menyelesaikan makalah ini.

Wassalam


REFERENSI :

http://www.scribd.com/doc/37299817/Landasan-Sistem-Ekonomi-Indonesia
http://isfanl.blogspot.com/2010/12/sistem-ekonomi-indonesia.html
http://www.indonesiaindonesia.com/f/8803-sistem-ekonomi-indonesia/

Minggu, 30 Januari 2011

TUGAS SOFTSKILL ( ARTIKEL BISNIS )

Nama  : Novia Nur Aslamah
NPM   : 25210066
Kelas   : 1EB11
Matkul : Pengantar Bisnis (softskill)

Pertumbuhan Ekonomi 2011 Diprediksi Lebih Tinggi dari 2010

Bank Indonesia memperkirakan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2011 akan lebih tinggi dibandingkan tahun 2010. Hal ini akan ditopang sisi eksternal yang kondusif dan permintaan domestik yang tetap kuat.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, dalam sambutannya, yang dibacakan Kepala Direktorat Riset dan Pengembangan BI, Sugeng, dalam "Seminar Market Outlook 2011", mengatakan bahwa prospek perekonomian global yang melambat pada 2011 berdampak bagi prospek pertumbuhan ekonomi domestik di 2011.
Terutama, imbuhnya, melalui net ekspor yang menurun sejalan dengan impor yang diperkirakan mengalami peningkatan cukup tinggi. "Diperkirakan, perekonomian masih akan bertumpu pada permintaan domestik yang bersumber dari masih kuatnya konsumsi rumah tangga, karena kuatnya keyakinan konsumen dan berlanjutnya perbaikan investasi yang didukung oleh iklim investasi yang lebih kondusif serta perbaikan soverign credit rating Indonesia menuju investment grade," ungkapnya
Lebih lanjut, Sugeng menyatakan, mempertimbangkan berbagai hal tersebut, kata dia, ekonomi Indonesia di 2011 diperkirakan dapat tumbuh dalam kisaran enam hingga 6,5 persen. Sementara itu, tekanan inflasi tahun 2011 mendatang diperkirakan dapat dijaga pada kisaran target yang ditetapkan 5 persen ± 1 persen.
Bank Indonesia memproyeksikan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia 2011 berada pada kisaran 6,3-6,5 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan pada 2010. "Pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh pada kisaran 6,3-6,5 persen, dengan tingkat inflasi berada pada posisi 5 persen, plus minus 1 persen," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A. Sarwono.
Menurut Hartadi, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih besar dibanding 2010, tercermin dari pertumbuhan pada kuartal IV yang mencapai 6,1 persen dan pada kuartal III sebesar 5,8 persen. Salah satu penyebab rendahnya pertumbuhan pada kuartal III dan IV 2010 adalah masih lambatnya penyerapan belanja pemerintah.
Hartadi menambahkan, untuk mencapai pertumbuhan pada 2011, pemerintah harus mampu memperlambat derasnya arus modal baik yang masuk ke dalam negeri maupun ke luar negeri."Pada sisi arus masuk modal (capital inflow) ke dalam negeri harus dijaga, jangan sampai terlalu besar masuk ke instrumen SBI (Sertifikat Bank Indonesia), karena SBI merupakan instrumen moneter bukan instrumen investasi," ujarnya.
Kalaupun ada likuiditas yang berlebih sebaiknya harus didukung dengan kebijakan pemerintah yang dapat mendorong penyerapan oleh sektor riil. Menurutnya, arus modal yang masuk mencapai 16 miliar dolar AS, di mana sekitar 10 persen di antaranya sudah masuk ke SBI.
Ia mengakui, SBI merupakan salah satu target investor karena masih memberikan margin yang cukup aktraktif, ditandai dengan banyaknya short term capital yang masuk ke instrumen tersebut. Pada posisi seperti itu, terdapat tiga kondisi yang dihadapi yaitu, BI tidak bisa terlalu cepat menurunkan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate), karena akan berdampak pada inflasi.
BI berupaya memperpanjang jatuh tempo SBI dan mengalihkan instrumen SBI ke deposito berjangka (time deposit). "Selama 2010 pemerintah telah berhasil memperlambat masuknya dana ke SBI, dan mengalihkannya ke SBN (surat berharga negara)," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, untuk mencapai pertumbuhan 2011 diharuskan ada bauran kebijakan yang dapat menyerap giro wajib minimum tanpa mengubah tingkat suku bunga.
Senada dengan Hartadi, Staf Ahli Menteri Perekonomian Bidang Investasi, Kemitraan Pemerintah dan Swasta, Djatmiko juga menuturkan bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh dengan laju 6,3 persen.
Pertumbuhan ekonomi akan didukung kondisi ekonomi makro yang stabil pada 2010 akan mendorong prospek ekonomi yang cerah dan akan direspon positif oleh investor."Minat investor terhadap surat utang negara masih akan terus meningkat, akibatnya nilai transaksi akan naik signifikan dengan yield 5 tahun turun menjadi di bawah 8 persen," kata Djatmiko.
Ia melanjutkan, konsumsi rumah tangga akan memberi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 2011 sekitar 58,6 persen. Kinerja ekspor dan impor juga meningkat seiring dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi global dan menguatnya permintaan dalam negeri. "Ekspor Indonesia masih memiliki daya saing meski nilai tukar rupiah cenderung menguat. Sehingga pada 2011, ekspor akan memberi kontribusi terhadap PDB sekitar 25,4 persen dan impor sebesar 23 persen," ujarnya.
Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, mengatakan bahwa kebijakan ekonomi pemerintah pada 2011 tnpa terobosan sehingga keadaan ekonomi 2011 tidak ada perubahan dibandingkan 2010.
“Kita akan mengetahui hidup kita tidak berbeda dengan 2010 karena tidak ada terobosan,” katanya kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tersebut.
Ia mencontohkan, peningkatan gaji pegawai negeri sipil dan TNI/Polri sebesar 10 persen dirasa belum mampu mendorong tingkat kesejahteraan. Sebab pada saaat yang sama asumsi inflasi APBN di 2011 juga meningkat menjadi 5,3 persen. “Jadi secara riilnya, peningkatan hanya 4,7 persen,” katanya.
Meskipun dalam pidato tersebut ada dorongan untuk pemerataan pembangunan ke daerah seperti pajak daerah, namun menurut dia hal itu belum menunjukan terobosan kebijakan yang. “Terobosan itu belum terlihat karena belanja rutin masih lebih besar dibandingkan belanja modal,” katanya.
Ia menilai, target pertumbuhan Indonesia pada 2014 yang disebutkan oleh pmerintah sebesar 7 hingga 7,7 persen terlalu jauh ke depan.“Kita tidak tahu di 2012 hingga 2013,” katanya.
Pertumbuhan ekonomi 2010 yang pada semester pertama mampu sebesar 6,2 persen menurut dia, belum menunjukkan kinerja ekonomi dari kebijakan pemerintah. “Karena lebih banyak faktor eksternal, yaitu pertumbuhan dunia,” katanya menambahkan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato kenegaraannya mengataan, RAPBN 2011 terdiri dari pendapatan negara bukan hibah Rp1.086,4 triliun atau naik Rp94 triliun (9,5 persen) dari target APBN-P 2010 dan belanja negara direncanakan sebesar Rp1.202 triliun atau meningkat Rp76 triliun (6,7 persen) dari pagu APBN-P 2010.
RAPBN 2011 masih defisit Rp115,7 triliun atau 1,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sedangkan, asumsi makro APBN 2011 adalah pertumbuhan ekonomi dipatok 6,3 persen, laju inflasi 5,3 persen, suku bunga SBI 3 bulan 6,5 persen, nilai tukar Rp9.300 per dolar AS, harga minyak 80 dolar AS per barel, dan “lifting” minyak 970.000 barel per hari. 

REFERENSI : http://www.businessreview.co.id/kebijakan-bisnis-ekonomi-1138.html

Kamis, 30 Desember 2010

TUGAS SOFTSKILL (BISNIS ONLINE)

Nama               : Novia Nur Aslamah
NPM               : 25210066
Kelas               : 1EB11
Matkul             : Pengantar bisnis (softskill)

MEMULAI BISNIS ONLINE
Semua orang punya cita cita ingin memiliki bisnis sendiri, seringkali bingung bagaimana memulainya Peluang Usaha atau Peluang Bisnis terbaik saat ini yang ada adalah Memulai Bisnis Online peluang bisnis terbaik saat ini adalah menjalankan bisnis online. Mengapa?
Karena bisnis online tidak memerlukan kehadiran Anda disana untuk mengawasi bisnis Anda. Anda bisa tetap bekerja sesuai dengan pekerjaan Anda saat ini dan membangun bisnis online Anda, tidak perlu mengaji karyawan karena tidak memerlukan karyawan, tidak perlu menyewa tempat usaha, tidak perlu mengeluarkan modal banyak, tetapi cukup dijalankan dari rumah dengan sebuah komputer.

1.      STRATEGI PEMASARAN ONLINE
Anda Ingin masuk ke pemasaran online tapi bertanya-tanya apa pilihan dan apa strategi pemasaran online terbaik yang akan cocok dengan bisnis anda dan anggaran pemasaran anda? postingan saya tentang pemasaran online ini menyajikan gambaran strategi yang anda perlu pilih. Pada kesempatan ini saya tuliskan tiga strategi, namun pemasaran online yang sukses tergantung pada keragaman dan ketekunan.

a. Miliki sebuah Blog / Website.
Langkah pertama untuk pemasaran online yang sukses adalah memiliki home base di Web. Tidak masalah jika anda memiliki website resmi atau blog atau kombinasi keduanya. Setidaknya memiliki blog atau website akan memberikan sebuah alamat di mana orang dapat menemukan anda dan cara yang nyaman untuk merujuk kepada anda, dua hal yang akan memfasilitasi upaya pemasaran online. Jadi meskipun jika anda tidak menjual sesuatu secara online langsung, anda memerlukan sebuah website.
Sangat disarankan para pelaku bisnis untuk memiliki sebuah blog karena jika isi blog anda secara teratur diperbarui, anda akan mengembangkan sebuah komunitas - dan beberapa orang dalam komunitas tersebut bisa jadi akan membantu upaya pemasaran online dengan menyebarkan berita tentang anda dan produk anda dan / atau jasa.

b. Periklanan Online
Banyak bisnis kecil merasa tidak cocok dengan strategi pemasaran online ini, mungkin karena mereka tidak mau keluar uang untuk itu. Mereka hanya ingin melakukan pemasaran online gratis.  Sama sekali tidak ada yang salah dengan strategi pemasaran online gratis. 
Iklan online tradisional, di sisi lain, membutuhkan waktu yang relatif sedikit dan bisa menjadi strategi pemasaran online yang sangat efektif.
yang anda ingin dihubungkan dengan  iklan anda. Ketika orang mencari pada Google menggunakan kata kunci anda, iklan anda dapat muncul di samping hasil pencarian. Teorinya adalah bahwa orang-orang ini jauh lebih mungkin tertarik pada produk atau jasa.

Strategi periklanan online anda mungkin ingin mencoba posting video online (baik untuk situs website anda sendiri atau ke situs berbagi video populer seperti YouTube).  Sebuah video online dapat menjadi pemasaran online yang sangat manjur jika menjadi populer.

c. Directory Listing
Menambahkan bisnis anda ke daftar direktori yang sesuai (listing direktori lokal, direktori bisnis, dll) merupakan cara lain untuk pemasaran online yang membutuhkan waktu sedikit dan relatif murah. Apapun kelompok bisnis lokal yang anda ikuti, seperti  Kamar Dagang setempat, mungkin memiliki website di mana mereka memungkinkan anggota untuk daftarkan bisnis online mereka dan bahkan mungkin menempatkan iklan di website dengan harga khusus. Bagus juga mencari situs lokal lainnya, terutama yang berkaitan dengan pariwisata, dan pastikan bisnis anda sudah terdaftar di sana, juga.

2.  KENDALA MEMULAI BISNIS ONLINE
Banyak orang menggunakan alasan kemampuan, modal, dan kondisi perekonomian saat ini sebagai alasan untuk menunda dan tidak memulai usaha atau bisnis sendiri, padahal hal tersebut tidaklah benar, hal tersebut hanya alasan untuk diri sendiri atau membenarkan bahwa mengapa Anda tidak memulainya, padahal semua hal tersebut bukan kendala atau alasan
Bila alasan Anda tidak punya kemampuan, maka sudah pasti Anda harus mulai belajar, karena tidak ada orang dilahirkan dengan memiliki kemampuan. Kemampuan dimiliki orang karena ia belajar, praktek, belajar dan praktek. Setiap orang tidak dilahirkan untuk bisa menyetir kendaraan, tapi bagi orang yang belajar dan mau mencoba, maka ia akan bisa menyetir kendaraan.
Bila alasan Anda tidak punya banyak modal, maka solusinya menjalankan usaha atau bisnis melalui internet. Karena menjalankan bisnis di internet tidak mengeluarkan modal besar. Hanya perlu website.
Bila tidak mau menggunakan website dengan domain dan hosting sendiri, bisa menggunakan website yang gratis, yang banyak tersedia di internet.
Bila alasan Anda adalah kondisi perekonomian, maka solusinya adalah jalankan usaha atau bisnis yang sedang trend atau tidak terpengaruh banyak dengan kondisi perekonomian.

3.  KEUNTUNGAN BISNIS ONLINE
Tak dapat diragukan lagi bahwa kini bisnis online memiliki prospek bisnis  yang cukup besar. Peluang bisnis yang terbilang cukup mudah dan murah untuk dijalankan ini mampu memberikan keuntungan besar bagi para pelaku usahanya. Bisnis online banyak dijalankan oleh masyarakat, karena bisnis online memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh bisnis offline.
Berikut beberapa keuntungan bisnis online :

a.    Tidak membutuhkan modal usaha yang terlalu besar. Dalam menjalankan bisnis online, modal bukanlah hal utama bagi para pengusaha. Karena banyak peluang yang dapat dijalankan dengan modal kecil bahkan tanpa modal sama sekali, modal utama yang seharusnya dimiliki adalah fasilitas komputer dan adanya jaringan internet

b.      Biaya operasional yang cenderung lebih murah dibandingkan bisnis offline. Bisnis online dapat dikerjakan dari rumah, dan tidak terlalu membutuhkan biaya operasional yang terlalu tinggi layaknya bisnis offline.

c.       Waktu kerja bisnis online yang tidak terbatas, bahkan nonstop 24 jam. Karena dalam menjalankan bisnis online yang bekerja adalah sistem, sehingga tugas kita sebagai pemilik usaha hanya memberikan follow up atas permintaan yang telah diterima sistem.

d.   Mudahnya pelayanan yang diberikan kepada para konsumen, dengan fasilitas online yang mendukung. Misalnya untuk pembayaran dapat dilakukan dengan mencantumkan nomor rekening perusahaan Anda, sehingga hasil omset penjualan dapat langsung Anda terima.

4.  KEKURANGAN BISNIS ONLINE

a.    Resistensi Membeli Secara Online
Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.

b.    Sistem Pembayaran
Salah satu penyebab nomor 3 atas resistensi membeli atau berbelanja secara online, karena “dirasakan” rumitnya sistem pembayaran untuk transaksi online. Banyak orang meragukan transaksi dengan pembayaran ke rekening langsung melalui transfer bank, karena takut tertipu.
Metode yang sering dilakukan, pakai kartu kredit. Sayangnya, banyaknya penipuan kartu kredit di Indonesia untuk transaksi online, menyebabkan pembayaran kartu kredit di Indonesia ditolak. Metode lainnya, dengan uang elektronik atau dompet elektronik. Tapi, tak semua orang familiar dengan metode ini, dan dirasa amat merepotkan.

c.    Pasar Seluruh Dunia Tapi Terbatas Pada Pengguna Internet (Muda)
Pengguna internet (khususnya di Indonesia, jika hanya ingin memasarkan di Indonesia), relatif anak muda. Orang tua usia di atas 45 tahun hanya sedikit yang menggunakan internet sebagai media transaksi (kecuali sebagian untuk transaksi perbankan). Sehingga, bila barang yang Anda pasarkan menargetkan kalangan atas dengan usia lebih “matang”, kemungkinan akan lebih memilih transaksi secara konvensional.

REFERENSI
http://www.informasibisnis.net/2010/09/strategi-pemasaran-online.html
http://www.bisnisonlineindonesia.com/
http://amiryess.blogspot.com/2010/08/keuntungan-bisnis-online.html