Sekarang
liburan dibali udah pasti bisa dirasakan oleh semua kalangan. sudah saya
buktikan, it’s possible.
Di era sekarang ini udah banyak penginapan dan juga low cost airline, liburan
murah meriah di Bali seharusnya bisa dirasakan oleh lebih banyak orang. Begini
ceritanya…Di bulan Agustus 2013, saya sudah
buktikan bahwa dengan biaya yang sangat minim, saya sudah bisa berlibur di Bali
selama 5 hari 4 mala, dan saya tidak pakai tour and travel pada saat itu.
Tadinya saya cuma iseng-iseng cek harga tiket di web lionair untuk beberapa tujuan
domestik. Sebenarnya, sudah lama juga saya pengen bisa pergi ke Bali bukan
untuk mengerjakan suatu project dari client,
tapi demi sebuah kebebasan mengatur waktu dan aktivitas selama di Bali. Yang
sudah-sudah, saat pergi ke Bali untuk suatu project,
yang ada saya malah ngga pernah bisa menikmati Bali. Nah balik lagi ke soal cek-cek harga
tiket, saya ketemu harga tiket Jkt – Bali p.p yang sangat sulit ditolak, dengan
harga 480rb sudah termasuk asuransi wajib Jasa Raharja dan VAT alias pajak
pertambahan nilai. Kok bisa saya mendapatkan tiket murah? Pertama, karena periode
terbang AirAsia rute Jogja – Bali p.p tersebut bukan pas musim liburan publik
dan liburan anak sekolah. Setelah sampai di bali dengan low
budget dan low cost airlines saya tiba disana jam 11 pagi, selang satu jam saya
bertanya-tanya orang sekita tentang jalan poppies line 1, nama tersebut adalah
nama jalan yang terdapat banyak penginapan murah untuk para backpacker. Dan pada
akhirnya saya mendapatkan penginapan murah di ayu beach in .Jadi
total biaya yang saya keluarkan selama 5 hari berada dibali hanya 2 juta itu
pun udah termasuk oleh-oleh untuk keluarga dirumah. Jadi so pasti kalian yang
mau berlibur tanpa budget yang sangat max. lebih baik sering-sering lihat
website ataupun iklan promo ke bali itu lebih menguntungkan kalian para
backpacker … Sekian pengalaman saya berlibur dibali.
all about my blog and my assignment
Selasa, 12 November 2013
4. Perilaku Etika Dalam Proses Akuntansi
A.
Akuntansi
sebagai Profesi dan Peran Akuntan
Profesi akuntansi
merupakan sebuah profesi yang menyediakan jasa atestasi maupun non-
Atestasi kepada masyarakat dengan
dibatasi kode etik yang ada. Akuntansi sebagai profesi memiliki kewajiban untuk
mengabaikan kepentingan pribadi dan mengikuti etika profesi yang telah
ditetapkan. Kewajiban akuntan sebagai profesional mempunyai tiga kewajiban
yaitu; kompetensi, objektif dan mengutamakan integritas. Yang dimaksud dengan
profesi akuntan adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di
bidang akuntansi, termasuk bidang pekerjaan akuntan publik, akuntan intern yang
bekerja pada perusahaan industri, keuangan atau dagang, akuntan yang bekerja di
pemerintah, dan akuntan sebagai pendidik.
Dalam arti
sempit, profesi akuntan adalah lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh akuntan
sebagai akuntan publik yang lazimnya terdiri dari pekerjaan audit, akuntansi,
pajak dan konsultan manajemen.
Peran
akuntan antara lain :
1)
Akuntan Publik (Public Accountants)
Akuntan
publik atau juga dikenal dengan akuntan eksternal adalah akuntan independen
yangmemberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka bekerja
bebas dan umumnyamendirikan suatu kantor akuntan. Yang termasuk dalam kategori
akuntan publik adalah akuntan yang bekerja pada kantor akuntan publik (KAP) dan
dalam prakteknya sebagai seorang akuntan publik dan mendirikan kantor akuntan,
seseorang harus memperoleh izin dari DepartemenKeuangan. Seorang akuntan publik
dapat melakukan pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasaperpajakan, jasa
konsultasi manajemen, dan jasa penyusunan system manajemen.
2)
Akuntan Intern (Internal Accountant)
Akuntan
intern adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi.
Akuntanintern ini disebut juga akuntan perusahaan atau akuntan manajemen.
Jabatan tersebut yang dapat diduduki mulai dari Staf biasa sampai dengan Kepala
Bagian Akuntansi atau Direktur Keuangan. tugas mereka adalah menyusun sistem
akuntansi, menyusun laporan keuangan kepada pihak-pihak eksternal, menyusun
laporan keuangan kepada pemimpin perusahaan, menyusun anggaran, penanganan
masalah perpajakan dan pemeriksaan intern.
3)
Akuntan Pemerintah (Government Accountants)
Akuntan
pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah,
misalnya dikantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan
Pengawas Keuangan (BPK).
4)
Akuntan Pendidik
Akuntan
pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan
penelitian dan pengembangan akuntansi, mengajar, dan menyusun kurikulum
pendidikan akuntansi di perguruan tinggi.
B.
Ekspektasi
Publik
Masyarakat
umumnya mempersepsikan akuntan sebagai orang yang profesional dibidang
akuntansi. Ini berarti bahwa mereka mempunyai sesuatu kepandaian yang lebih
dibidang ini dibandingkan dengan orang awam.
Selain
itu masyarakat pun berharap bahwa para akuntan mematuhi standar dan tata nilai
yang berlaku dilingkungan profesi akuntan, sehingga masyarakat dapat
mengandalkan kepercayaannya terhadap pekerjaan yang diberikan. Dengan
demikian unsur kepercayaan memegang peranan yang sangat penting dalam hubungan
antara akuntan dan pihak-pihak yang berkepentingan.
C.
Nilai-nilai Etika vs Teknik Akuntansi/Auditing
Sebagain
besar akuntan dan kebanyakan bukan akuntan memegan pendapat bahwa penguasaan
akuntansi dan atau teknik audit merupakan sejata utama proses akuntansi. Tetapi
beberapa skandal keuangan disebabkan oleh kesalahan dalam penilaian tentang
kegunaan teknik atau yang layak atau penyimpangan yang terkait dengan hal itu.
Beberapa kesalahan dalam penilaian berasal dari salah mengartikan permasalahan
dikarenakan kerumitannya, sementara yang lain dikarenakan oleh kurangnnya
perhatian terhadap nilai etik kejujuran, integritas, objektivitas, perhatian,
rahasia dan komitmen terhadap mendahulukan kepentingan orang lain dari pada
kepentingan diri sendiri.
Teknik
akuntansi (akuntansi technique) adalah aturan aturan khusus yang diturunkan
dari prinsip prinsip akuntan yang menerangkan transaksi transaksi dan kejadian
kejadian tertentu yang dihadapi oleh entitas akuntansi tersebut.
D.
Perilaku Etika dalam Pemberian Jasa Akuntan publik
Setiap
profesi yang menyediakan jasanya kepada masyarakat memerlukan kepercayaan dari
masyarakat yang dilayaninya. Kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa akuntan
publik akan menjadi lebih tinggi, jika profesi tersebut menerapkan standar mutu
tinggi terhadap pelaksanaan pekerjaan profesional yang dilakukan oleh anggota
profesinya. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik merupakan etika profesional
bagi akuntan yang berpraktik sebagai akuntan publik Indonesia. Aturan Etika
Kompartemen Akuntan Publik bersumber dari Prinsip Etika yang ditetapkan oleh
Ikatan Akuntan Indonesia. Dalam konggresnya tahun 1973, Ikatan Akuntan
Indonesia (IAI) untuk pertama kalinya menetapkan kode etik bagi profesi akuntan.
Kode
Etik Ikatan Akuntan Indonesia terdiri dari tiga bagian:
1.
Prinsip Etika.
2.
Aturan Etika.
3.
Interpretasi Aturan Etika.
Prinsip
Etika memberikan kerangka dasar bagi Aturan Etika, yang mengatur pelaksanaan
pemberian jasa profesional oleh anggota. Prinsip Etika disahkan oleh Kongres
dan berlaku bagi seluruh anggota, sedangkan Aturan Etika disahkan oleh Rapat
Anggota Himpunan dan hanya mengikat anggota Himpunan yang bersangkutan.
3. Ethical Governance
A.
Pengertian Sistem Pemerintahan
Sistem pemerintahan adalah
sistem yang dimiliki suatu negara dalam mengatur pemerintahannya. Sesuai dengan
kondisi negara masing-masing, sistem ini dibedakan menjadi:
·
Presidensial
·
Parlementer
·
Semipresidensial
·
Komunis
·
Demokrasi generous
·
Generous
Sistem pemerintahan mempunyai sistem yang tujuan untuk
menjaga suatu kestabilan negara itu. Namun di beberapa negara sering terjadi
tindakan separatisme karena sistem pemerintahan yang dianggap memberatkan
rakyat ataupun merugikan rakyat.
B. Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik Dan Sehat ( Good
Governance )
·
Pemerintahan
yang konstitusional ( Constitutional );
·
Pemerintahan
yang legitimasi dalam proses politik dan administrasinya ( legitimate )
·
Pemerintahan
yang digerakkan sektor publik, swsata dan masyarakat ( public, private and society sector )
·
Pemerintahan
yang ditopang dengan prinsip-prinsip pemerintahan yaitu :
1. Prinsip Penegakkan Hukum,
2. Akuntabilitas,
3. Demokratis,
4. Responsif,
5. Efektif dan Efisensi,
6. Kepentingan Umum,
7.
Keterbukaan,
8. Kepemimpinan Visoner dan
9. Rencana Strategis
C. Budaya
Etika
Djamaludin
Ancok (2002) Mendefinisikan budaya adalah perangkat yang penting dalam
peningkatan kinerja organisasi. Majunya organisasi didorong oleh budaya
organisasi, terlihat dari perilaku perusahaan, atribut, dan hal-hal simbolik
yang melekat pada anggota perusahaan, serta kebiasaan yang berjalan pada
perusahaan.
D. Kode
perilaku korporasi
Pengertian Code of Conduct (Pedoman
Perilaku) adalah merupakan kode atau aturan atau tata tertib didalam
perusahaan. Pengertian Code of Conduct adalah pedoman internal perusahaan yang
berisikan sistem Nilai, Etika Bisnis, Komitmen serta penegakan terhadap
peraturan-peraturan perusahaan bagi individu dalam menjalankan bisnis dan
aktivitas lainnya serta berinteraksi dengan stakeholders.
Pengelolaan perusahaan tidak
dapat dilepaskan dari aturan-aturan main yang selalu harus diterima dalam
pergaulan sosial, baik aturan hukum maupun aturan moral atau etika. Pembentukan
citra yang baik terkait erat dengan perilaku perusahaan dalam berinteraksi atau
berhubungan dengan para stakeholder. Perilaku perusahaan secara nyata tercermin
pada perilaku pelaku bisnisnya. Dalam mengatur perilaku inilah, perusahaan
perlu menyatakan secara tertulis nilai-nilai etika yang menjadi kebijakan dan
standar perilaku yang diharapkan atau bahkan diwajibkan bagi setiap pelaku
bisnisnya. Pernyataan dan pengkomunukasian nilai-nilai tersebut dituangkan dalam
code of conduct.
Evaluasi Terhadap Kode Perilaku Korporasi
Evaluasi
terhadap kode perilaku korporasi dapat dilakukan dengan evaluasi tahap awal dan
penyususnan pedoman-pedoman. Pedoman Good Corporate Governance disusun dengan
bimbingan dari Tim BPKP dan telah diresmikan pada tanggal 30 Mei 2005.
www.elearning-rri.net/materipimiv/etika_pmrintahan.ppt
2. Perilaku Etika Dalam Bisnis
Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan
kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan
individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan
dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam
membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang
saham, masyarakat.
Menurut Zimmerer
(1996:20), Etika bisnis adalah suatu kode etik perilaku
pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dan norma yang dijadikan tuntunan dalam
membuat keputusan dan dalam memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi.
Etika, aslinya adalah suatu komitmen untuk melakukan apa yang benar dan
menghindari apa yang tidak benar. Oleh karena itu, perilaku etika berperan
melakukan “apa yang benar” dan “baik” untuk menentang apa yang “salah” dan apa
yang “buruk”.
Menurut Ronald J.
Ebert dan Ricky M. Griffin (200:80), Etika bisnis adalah suatu istilah yang
sering dipergunakan untuk menunjukkan perilaku etika dari seorang manajer atau
karyawan suatu organisasi.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis
yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang
dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan
peraturan yang berlaku.
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh
karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk
melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur,
transparan dan sikap yang profesional.
Tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika
bisnis, yaitu :
·
Utilitarian
Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh
karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat
memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak
membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
·
Individual
Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak
dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus
dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak
orang lain.
·
Justice
Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan
bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara
perseorangan ataupun secara kelompok.
1. Gambaran Umum Etika
Dalam pergaulan hidup bermasyarakat,
bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu system
yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan
tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun,
tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk
menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agara mereka senang, tenang,
tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar
perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku
dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari
tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita. Menurut para ahli maka etika tidak
lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara
sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.
-
Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam
berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
-
Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang
tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari seg baik dan buruk, sejauh yang
dapat ditentukan oleh akal.
-
Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai
nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.
Etika dalam perkembangannya sangat
mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia
menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu
manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup
ini. Etika pada akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentang
tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yang perlu kita pahami bersama bahwa
etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan
demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek
atau sisi kehidupan manusianya.
Ada
dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan
buruknya prilaku manusia :
1. ETIKA
DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang
dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu
yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap
yang mau diambil.
2.
ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki
oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang
bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus member norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang
akan diputuskan.
Etika
secara umum dapat dibagi menjadi :
a. ETIKA
UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak
secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan
prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak
serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum
dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian
umum dan teori-teori.
b. ETIKA
KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan
yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan
dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan,
yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun,
penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana saya menilai perilaku saya dan
orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi
oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia
mengambil suatu keputusan atau tidanakn, dan teori serta prinsip moral dasar
yang ada dibaliknya.
ETIKA
KHUSUS dibagi lagi menjadi dua bagian :
a.
Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya
sendiri.
b.
Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku
manusia sebagai anggota umat manusia.
Perlu diperhatikan bahwa etika
individual dan etika sosial tidak dapat dipisahkan satu sama lain dengan tajam,
karena kewajiban manusia terhadap diri sendiri dan sebagai anggota umat manusia
saling berkaitan. Etika sosial menyangkut hubungan manusia dengan manusia baik
secara langsung maupun secara kelembagaan (keluarga, masyarakat, negara), sikap
kritis terhadap pandangan-pandangana dunia dan idiologi-idiologi maupun
tanggung jawab umat manusia terhadap lingkungan hidup. Dengan demikian luasnya
lingkup dari etika sosial, maka etika sosial ini terbagi atau terpecah menjadi
banyak bagian atau bidang. Dan pembahasan bidang yang paling aktual saat ini
adalah sebagai berikut :
1.
Sikap terhadap sesama
2.
Etika keluarga
3.
Etika profesi
4.
Etika politik
5.
Etika lingkungan
6.
Etika idiologi
http://ebookfreedownload.aws.af.cm/tag/pengertian-etika
Senin, 08 April 2013
curriculum vitae ( tugas bahasa inggris bisnis)
CURRICULUM
VITAE
PART I – PERSONAL DATA
Full
Sex Place Nationality Marital status Height Health Religion Address Phone |
: Novia Nur Aslamah
: Female : Jakarta, November 6, 1992 : Indonesia : Not Married : 165 cm : Perfect : Moslem : Jl. Anggrek 3 No. 157 RT 001/002 Jagakarsa, Jakarta selatan : 081284556502 : noviaaslamah@gmail.com |
PART II – EDUCATION
Formal Education
Name of School / University
|
Faculty / Major
|
From (Year)
|
To (Year)
|
Degree / Passed / Not Passed
|
SMAN 49 jakarta
|
IPS
|
2007
|
2010
|
Passed
|
SMP Sumbangsih 1 Ampera
|
-
|
2004
|
2007
|
Passed
|
SDN 01 Cilandak timur
|
-
|
1998
|
2004
|
Passed
|
PART III – SKILLS
QUALIFICATION
Proficient to Operate Computer
Personal Computer
|
Microsoft Office (Word, Excel, Power Point)
|
Internet Capability
Foreign Language Proficiency
Language
|
Spoken
|
Written
|
||||
Good
|
Average
|
Poor
|
Good
|
Average
|
Poor
|
|
√
|
√
|
|||||
Personality
Personality
|
Honest, friendly and trustworthy
|
Quick in understanding something new
|
|
Having analytical skills in solving problems
|
|
Have the motivation to progress and develop
|
|
Responsible
|
PART IV – WORK EXPERIENCE
-
|
Jakarta,
Maret 27, 2013
application letter (tugas bahasa inggris bisnis)
Jakarta, March 27th,
2013
Attention To:
HRD Manager
PT. Rutraindo Perkasa
HRD Manager
PT. Rutraindo Perkasa
Jakarta
10730
Dear
Sir/Madam,
Having
known about a vacancy advertised on www.lokersmk.com , March 27, 2013, I am interested in the
position of Marketing Support (MS).
My name
is Novia Nur Aslamah, I am 21 year old female, graduated from a Senior high
school, having skill in English, both written and oral and also operating
computer. I am a hard worker, able to work in individual and in team.
I would
gladly welcome an opportunity to have an interview with you at your
convenience. I hope my skills can be one of your company's assest. I am looking
forward to hearing from you.
Sincerely,
Novia Nur Aslamah
Novia Nur Aslamah
Enclosures
:
- copy of
ID Card
- copy of
final certificate
- photo
-
curriculum vitae
Langganan:
Postingan (Atom)